
MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi sarana strategis dalam membangun mental dan spiritual masyarakat melalui penanaman nilai-nilai Al-Qur’an. Bupati juga menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sehari-hari, sesuai tema MTQ ke-XII yakni mewujudkan masyarakat SBT yang berkarakter Qur’ani dan berbudi luhur.
“Pemerintah daerah tidak ingin persoalan seperti ini berlarut-larut. Harus ditangani secara cepat, transparan, dan bertanggung jawab, terutama yang menyangkut keselamatan masyarakat,” tegas Bupati saat melakukan panggilan via vide call dengan petinggi PT Karlez dan Petinggi SKK Migas
Bupati menegaskan, apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun fasilitas, agar segera dibenahi. Ia juga menginstruksikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten SBT untuk menindaklanjuti temuan di lapangan. Dalam kesempatan itu, Bupati turut berpesan kepada seluruh ASN yang bertugas di Puskesmas Geser agar memberikan pelayanan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.
Call Center 112 dirancang untuk menangani berbagai situasi darurat, seperti kecelakaan lalu lintas, bencana alam, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, hingga kondisi medis yang membutuhkan penanganan cepat. Setiap laporan masyarakat akan diterima secara terpusat dan diteruskan kepada instansi teknis terkait, seperti Kepolisian, TNI, Pemadam Kebakaran, BPBD, Dinas Kesehatan, serta OPD lainnya sesuai kebutuhan.
Apel perdana ini diharapkan dapat menjadi penguatan motivasi bagi seluruh ASN dalam mendukung program dan kebijakan pemerintah daerah guna mewujudkan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seram Bagian Timur.
Doa syukuran akhir tahun ini merupakan kegiatan yang pertama kali dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur. Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa ke depan kegiatan serupa akan dilaksanakan dengan persiapan yang lebih matang dan maksimal pada tahun-tahun berikutnya