
Sosialisasi Pengeboran Sumur Bula Karang-1 Digelar, Bupati SBT Harap Manfaat Dirasakan Masyarakat Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menggelar sosialisasi persiapan pengeboran Sumur Bula Karang-1 di Aula Hotel Surya, Bula, Rabu (10/6). Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat terkait rencana pengembangan potensi sumber daya alam sektor energi di wilayah tersebut. Sosialisasi dihadiri Wakil Bupati SBT, Sekretaris Daerah, Kapolres SBT, pimpinan OPD, perwakilan SK
Bupati Seram Bagian Timur Fachri Husni Alkatiri, Lc., M.Si., bersama Wakil Bupati M. Miftah Thoha R. Wattimena, S.IP., M.A., mengucapkan selamat HUT ke-450 Kota Ambon, 7 September 2025.
Bula,- Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menggelar sosialisasi persiapan pengeboran Sumur Bula Karang 01 di Aula Hotel Surya Rabu (10/6). Kegiatan ini bertujuan menyampaikan informasi lengkap kepada masyarakat terkait rencana pengembangan potensi sumber daya alam di wilayah tersebut.
Kegiatan dihadiri Wakil Bupati SBT, M. Miftah Thoha R. Wattimena S, IP., MSI; Sekretaris Daerah SBT, Drs. Achmad Q. Amahoru M.Si; Kapolres Seram Bagian Timur; para pejabat Organisasi Perangkat Daerah; perwakilan SKK Migas Wilayah Papua dan Maluku yang diwakili Agustinus Slarmannat; manajemen Balam Energy Pte Ltd yang dipimpin Devriyanto Panca Setyady selaku Kepala Teknik Tambang; unsur Forkopimcam Kecamatan Bula; kepala desa; serta tokoh dan warga setempat.
Dalam sambutannya, Bupati SBT, Fachri Husni Alkatiri LC., MSI menyatakan daerahnya memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan strategis di sektor energi. Rencana pengeboran Sumur Bula Karang 01 menjadi bagian dari upaya mengembangkan potensi tersebut untuk mendorong kemajuan daerah.
“Sosialisasi ini merupakan langkah penting dalam membangun komunikasi, koordinasi, dan pemahaman bersama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat sebelum dimulainya kegiatan pengeboran. Potensi sumber daya alam ini harus dikelola secara bijaksana dan berkelanjutan agar dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah,” tegas Bupati
Bupati menegaskan, keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari aspek ekonomi semata, tetapi juga harus memperhatikan kelestarian lingkungan serta menghormati nilai-nilai sosial dan budaya lokal.
“Investasi ini tidak hanya dinilai dari sisi keuntungan ekonomi saja, tetapi juga harus mampu menjaga kelestarian lingkungan serta menghormati nilai-nilai sosial dan kearifan lokal masyarakat. Oleh karena itu, perusahaan wajib menerapkan prinsip keterbukaan dan transparansi di setiap tahapan kegiatan,” tambahnya.
Melalui forum ini, masyarakat mendapatkan penjelasan rinci mengenai tahapan pelaksanaan pekerjaan, potensi manfaat yang akan diperoleh, serta langkah-langkah antisipasi terhadap dampak yang mungkin timbul selama kegiatan berlangsung.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh warga untuk memandang proyek ini sebagai peluang bersama dan terlibat secara aktif.
“Masyarakat harus menjadi bagian penting dalam pembangunan ini, bukan hanya sebagai penerima dampak, tetapi juga sebagai mitra yang turut berkontribusi. Mari kita bangun kolaborasi yang kuat agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung dan nyata oleh seluruh warga Seram Bagian Timur,” harapnya.
Sementara itu, perwakilan SKK Migas dan Balam Energy menyampaikan komitmen untuk menjalankan seluruh rangkaian kegiatan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal, serta mengelola potensi dampak secara bertanggung jawab.
Bupati berharap sosialisasi ini dapat memperkuat sinergi dan kesepahaman di antara semua pihak, sehingga pelaksanaan pengeboran Sumur Bula Karang 01 nantinya berjalan lancar, aman, dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Seram Bagian Timur.
Keterangan foto: Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri menyampaikan sambutan saat membuka kegiatan sosialisasi persiapan pengeboran Sumur Bula Karang 01 di Bula.
Keterangan foto: Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri berfoto bersama peserta sosialisasi pengeboran Sumur Bula Karang 01 yang dihadiri unsur pemerintah, SKK Migas, Balam Energy, dan masyarakat Kecamatan Bula.
Keterangan foto : Peserta sosialisasi yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, SKK Migas, Balam Energy, Forkopimcam, kepala desa, dan tokoh masyarakat mengikuti pemaparan terkait rencana pengeboran Sumur Bula Karang 01.